Rabu, 01 Mei 2013

Perhiasan Emas bikin depresi?



Emas adalah bahan tambang yang bernilai tinggi sebab memiliki bentuk yang indah berkilau. Karena keindahannya itulah emas banyak dijadikan sebagai perhiasan bagi kaum wanita, yang memang gemar pada perhiasan yang indah.
Namun seperti bahan tambang lain yang diambil dari dalam Bumi, emas diyakini memiliki efek stimulan yang kuat. Beberapa peneliti yakin efek stimulasi yang dimiliki emas bisa mempengaruhi sistem syaraf manusia dan memberikan akibat buruk atau negatif.
Pada beberapa pemakai perhiasan emas yang peka, akibatnya bisa berupa munculnya gejala pusing, mual, badan tak enak, dan paling parah adalah depresi.
Bahkan penderita epilepsi dikatakan bisa mengalami gejala kejang bila melihat kilau jejeran emas yang banyak terdapat di toko emas.
Dilansir oleh Geniusbeauty, ada beberapa jenis pengobatan yang menggunakan pengaruh emas dan bahan tambang lain yang mengandung mineral alam untuk pengobatan. Biasanya dengan meletakkannya pada titik tertentu di tubuh.
Memang efeknya tidak sama pada semua orang. Namun menurut dokter, sedikit banyak emas akan mempengaruhi kesehatan.
Dokter juga mengingatkan untuk tidak mengenakan perhiasan emas berupa cincin yang ukurannya terlalu kecil di jari. Ini bisa mengakibat terhambatnya aliran darah di pembuluh kapiler.
Geniusbeauty juga melansir saran peneliti untuk lebih memilih perhiasan perak dibanding emas. Dikatakan bahwa efek perhiasan perak bagi syaraf tubuh lebih positif dibanding emas.
Percaya atau tidak, Anda dapat mencobanya sendiri
source :  http://101jakfm.com/details/2090/perhiasan-emas-bikin-depresi-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar